NBA & FIBA Siap Bentuk Liga Profesional Baru di Eropa

NBA & FIBA Siap Bentuk Liga Profesional Baru di Eropa

Ketika Basket Amerika dan Dunia Bertemu dalam Satu Kompetisi Revolusioner

Lampu arena menyala. Ribuan kursi biru-merah dipenuhi suporter Eropa yang fanatik.

Namun kali ini, yang berdiri di tengah lapangan bukan hanya logo klub—melainkan lambang

NBA dan FIBA berdampingan. Sebuah simbol bahwa peta kekuatan bola basket dunia akan segera digambar ulang.

Pada tahun 2025, dua raksasa basket dunia — NBA dan FIBA — mengumumkan rencana besar

yang berpotensi mengguncang tatanan olahraga Eropa: pembentukan liga profesional baru

khusus untuk pasar Eropa. Ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi sebuah langkah strategis

yang bisa mengubah arah perkembangan basket global untuk dekade ke depan.

Mengapa Eropa?

Selama lebih dari 20 tahun, Eropa menjadi lumbung talenta NBA.
Nama-nama seperti Luka Dončić, Giannis Antetokounmpo, Nikola Jokić, hingga Victor Wembanyama membuktikan bahwa pusat kekuatan basket dunia tidak lagi hanya di Amerika Serikat.

Namun di sisi lain, liga-liga Eropa masih terfragmentasi, terbagi antara:

  • Liga domestik,

  • EuroLeague,

  • dan kompetisi antarnegara yang tumpang tindih.

NBA dan FIBA melihat satu celah besar:
pasar raksasa dengan jutaan penggemar, tapi belum memiliki satu liga premium global yang benar-benar terstandarisasi.

Visi Liga Baru: Standar NBA, Jiwa Eropa

Liga baru ini dirancang bukan sebagai “NBA versi Eropa”, tetapi sebagai liga hybrid — memadukan:

Elemen Dari NBA Dari FIBA
Manajemen & marketing global
Aturan pertandingan & kalender internasional
Sistem akademi & pembinaan muda
Identitas klub lokal

Artinya, klub-klub akan tetap mempertahankan akar kota dan sejarahnya, namun dikemas dengan kualitas produksi, pemasaran, dan distribusi global ala NBA.

Uang, Hak Siar, dan Perang Media

Rencana ini bukan hanya tentang olahraga — ini tentang miliaran dolar.

Liga ini diproyeksikan akan:

  • Menjadi liga basket Eropa dengan nilai hak siar tertinggi sepanjang sejarah,

  • Mendapat dukungan streaming global,

  • Menjadi magnet sponsor internasional.

NBA ingin mereplikasi kesuksesan global Premier League, tapi dalam format basket.

 Kontroversi & Ketegangan

Namun, tidak semua pihak menyambut dengan tangan terbuka.

EuroLeague, yang selama ini memegang dominasi kompetisi klub Eropa, diprediksi akan menjadi pihak yang paling terdampak. Banyak yang khawatir:

  • Klub besar akan “dibajak” ke liga baru,

  • Liga domestik kehilangan daya saing,

  • Dan kalender kompetisi menjadi semakin padat.

Beberapa federasi nasional bahkan menyebut rencana ini sebagai “invasi Amerika ke jantung basket Eropa.”

Reaksi Pemain & Legenda

Banyak mantan pemain NBA asal Eropa menyambutnya sebagai peluang emas.

“Liga ini bisa menjadi jembatan nyata antara NBA dan akar basket Eropa,”
— seorang legenda basket Spanyol menyatakan.

Bagi pemain muda, liga ini bisa menjadi:

  • Jalur karier langsung menuju NBA,

  • Tanpa harus pindah ke AS sejak usia belasan.

Masa Depan Basket Dunia

Jika liga ini resmi bergulir, dunia basket akan memiliki:

  • NBA (Amerika),

  • Liga Pro Eropa (hybrid),

  • dan FIBA sebagai pengatur global.

Tiga poros kekuatan yang akan membentuk peta kompetisi dunia.

Ini bukan sekadar liga baru.
Ini adalah arsitektur ulang basket global.

NBA & FIBA tidak hanya ingin menjual pertandingan.
Mereka ingin membangun sebuah ekosistem global baru — di mana Eropa tidak lagi hanya pemasok talenta, tetapi pusat industri basket dunia.

Dan ketika bola pertama dilempar di liga ini nanti, itu bukan sekadar tip-off.
Itu adalah tanda bahwa era baru basket dunia telah dimulai.

By Debora